BERITA

Jelang Ramadan, Mentan Pastikan Stok Bahan Pangan Aman

Sabtu, 13 Februari 2021   Liputan 6   139  

Jelang datangnya bulan suci Ramadan 2021, Menteri Pertanian Mentan Syahrul Yasin Limpo memastikan persiapan dan kesiapan kebutuhan pangan nasional dilakukan secara menyeluruh.

Persiapan itu diantaranta dengan mengintervensi sistem distribusi, yakni dengan mendekatkan Stok Pangan yang ada ke seluruh pasar-pasar di tiap daerah.

"Pertama kita melakukan intervensi dengan mendekatkan stok kita ke pasar. Lalu mendekatkan sentral komoditi yang dibutuhkan di seluruh daerah. Kemudian yang kedua Kementan bersama Kemendag akan melakukan operasi pasar. Konsolidasi ini sudah kita persiapkan dari sekarang," ujar Mentan dalam talk show bersama Gus Miftah, Jumat, 12 Februari 2021.

Mentan mengatakan, ibadah bulan suci tidak boleh diganggu atau bersoal dengan kecukupan Pangan. Karena itu semua upaya akan dilakukan pemerintah agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa secara nyaman dan aman.

"Yang pasti kita tidak boleh membuat harga mahal sehingga rakyat kita tidak bisa makan. Tapi kita juga tidak boleh bergantung pada impor. Oleh karena itu semua upaya harus kita lakukan," katanya.

Secara umum, kata Mentan, pihaknya sudah menyediakan 11 kebutuhan bahan pokok secara baik. Diantaranya adalah kebutuhan beras, kebutuhan minyak goreng, cabai, bawang, gula, telur serta ayam potong. Sedangkan kebutuhan daging, stoknya yang terbatas hanya pada daging segar. "Dari data yang kami miliki, stok daging beku kita cukup untuk bertahan sampai bulan ke depan. Kita punya kekurangan daging 200 ribu ton, sementara yang kita makan 600 ribu ton lebih dan ketersediaan kita hanya 400 ribu ton. Yang pasti kita tidak boleh bergantung. Oleh karena itu sesuai arahan bapak presiden kita harus memperkuatnya dengan upaya yang ada," kata Mentan. Karena itu, Mentan memerintahkan seluruh jajaran Kementan untuk memantau semua pergerakan komoditas pangan nasional, baik yang berkaitan dengan harga maupun dengan sistem distribusi.

"Makanya bicara pertanian itu tidak bisa bicara diatas kertas, harus mencium aroma lapangan. Setiap daerah kan memiliki iklim, kontur dan spesifikasi yang berbeda. Dari Aceh sampai Papua tidak akan sama. Pertanian itu akan berkait dengan cuaca dan bencana alam. Oleh karena itu pendekatannya harus melihat langsung situasi secara rutin," tutupnya.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4482037/jelang-ramadan-mentan-pastikan-stok-bahan-pangan-aman

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Tema dan Sejarah Hari Pangan Sedunia 16 Oktober 2021.

    Peringatan Hari Pangan Sedunia tahun ini menjadi kedua kalinya, ketika negara-negara di dunia masih didera pandemi Covid-19. Sebagaimana diketahui, pandemi telah memicu resesi ekonomi, menghambat akses pangan, dan memengaruhi seluruh sistem pertanian-pangan.

    Cadangan Stok Pangan Strategis di NTB Jelang WSBK Aman

    Balap motor internasional superbike di Sirkuit Mandalika pada 12-14 November 2021 ini sudah masuk kalender event. Diperkirakan puluhan ribu penonton dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari berbagai negara di dunia akan berdatangan.

    Mewujudkan Pusat Pangan Nasional di Labangka

    Kawasan pertanian terpadu (integrated farming) Labangka Kabupaten Sumbawa dalam mimpi besar Pemprov NTB di bawah kepemimpinan Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., – Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, MPd, (Zul – Rohmi) akan menjadi sebuah kawasan pengembangan pangan terpadu (food estate), seperti halnya kawasan food estate lainnya di Indonesia.